KAI

KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 89 Ribu Kursi Mudik Lebaran Periode Maret

KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 89 Ribu Kursi Mudik Lebaran Periode Maret
KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 89 Ribu Kursi Mudik Lebaran Periode Maret

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memastikan masih tersedia sekitar 89 ribu kursi kereta api bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik Lebaran pada periode 11 hingga 20 Maret 2026. Ketersediaan ini menjadi peluang bagi calon pemudik yang belum mendapatkan tiket, di tengah tingginya minat masyarakat untuk pulang kampung menggunakan moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.

Data KAI Daop 1 Jakarta mencatat, hingga Minggu, 1 Maret 2026, sebanyak 564 ribu tiket telah terjual untuk periode angkutan Lebaran 2026, yakni untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026 dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi dalam memanfaatkan layanan kereta api untuk mudik. Meski demikian, peluang untuk memperoleh tiket masih terbuka, terutama bagi calon penumpang yang fleksibel dalam menentukan tanggal dan jam keberangkatan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada. “Kami mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Jangan menunggu mendekati hari keberangkatan karena penjualan terus bergerak dinamis,” kata Franoto Wibowo dalam keterangannya, Minggu (1 Maret 2026).

Kesiapan Operasional Selama Angkutan Lebaran

Selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 86 perjalanan kereta api jarak jauh per hari. Jumlah ini terdiri dari 68 kereta api reguler, 12 kereta api tambahan yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir, serta 6 kereta api tambahan dari Stasiun Pasar Senen. Penambahan perjalanan ini dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang yang biasa terjadi menjelang dan sesudah Hari Raya Idulfitri.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan jadwal perjalanan bagi masyarakat, sekaligus mengurangi kepadatan pada jam-jam favorit. Dengan peningkatan frekuensi perjalanan, KAI berupaya memastikan seluruh pelanggan dapat terlayani dengan optimal, tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan kenyamanan.

Kesiapan operasional juga mencakup pengecekan sarana dan prasarana secara berkala, mulai dari rangkaian kereta, kondisi rel, hingga kesiapan petugas di lapangan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menjaga kualitas layanan selama periode sibuk angkutan Lebaran.

Kereta dan Rute Favorit Pemudik

Sejumlah kereta api menjadi favorit pemudik yang berangkat dari Stasiun Gambir, di antaranya KA 6 Argo Semeru, KA 8 Bima, KA 118 Gunungjati, KA 7006 Batavia, KA 124 Cakrabuana, dan KA 32 Pandalungan. Kereta-kereta tersebut banyak diminati karena menawarkan kenyamanan lebih, waktu tempuh yang efisien, serta jadwal keberangkatan yang strategis.

Sementara itu, dari Stasiun Pasar Senen, kereta favorit meliputi KA 282 Bengawan, KA 272 Airlangga, KA 284 dan 288 Serayu, KA 254 Kertajaya, KA 252 Jayakarta, serta KA 258 Progo. Kereta-kereta ini umumnya menjadi pilihan masyarakat yang menginginkan tarif lebih terjangkau tanpa mengurangi standar pelayanan.

Adapun tujuan favorit masyarakat untuk mudik meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Jember, dan Purwokerto. Kota-kota tersebut merupakan daerah asal banyak perantau yang bekerja dan menetap di Jakarta serta sekitarnya, sehingga permintaan tiket menuju wilayah tersebut cenderung tinggi setiap musim mudik.

Diskon Tiket untuk Meringankan Beban Masyarakat

Selain menyiapkan kapasitas kursi, KAI juga memberikan potongan harga tiket sebagai bagian dari stimulus ekonomi pemerintah. Diskon sebesar 30 persen diberikan untuk perjalanan kereta api ekonomi komersial yang berlaku pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Secara nasional, kuota tiket diskon yang disediakan mencapai 1,2 juta tiket.

Khusus di wilayah Daop 1 Jakarta, total kursi kereta api ekonomi komersial jarak jauh pada periode tersebut mencapai 329 ribu kursi, dengan 237 ribu kursi di antaranya telah terjual. Sementara untuk KA Lokal Ekonomi Komersial Pangrango, tersedia 46 ribu kursi, dengan 22 ribu kursi telah dipesan.

Program diskon ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, serta terjangkau selama masa Lebaran. Selain itu, kebijakan tersebut juga bertujuan mendorong pemerataan arus mudik agar tidak terpusat pada tanggal-tanggal tertentu.

Imbauan Pemesanan Resmi dan Antisipasi Lonjakan

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dan seluruh kanal resmi penjualan tiket. Langkah ini penting untuk menghindari praktik percaloan serta potensi penipuan yang kerap muncul menjelang musim mudik.

Masyarakat juga disarankan melakukan pengecekan berkala apabila tiket pada tanggal tertentu telah habis, mengingat sistem penjualan bersifat dinamis. Tidak menutup kemungkinan adanya pembatalan atau perubahan jadwal yang membuat kursi kembali tersedia.

Dengan perencanaan perjalanan yang matang, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan yang lancar, aman, dan nyaman hingga tiba di kampung halaman. Ketersediaan 89 ribu kursi yang masih tersisa menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk segera mengamankan tiket, sekaligus menghindari kepadatan pada puncak arus mudik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index